Welcome

Cara Allah Menyayangi Hambanya

Dua nama Allah yang paling sering disebut dalam Al-Qur’an adalah Ar-Rahman (Maha Pengasih) dan Ar-Rahim (Maha Penyayang). Kedua sifat ini menunjukkan bahwa Allah memiliki kasih sayang dan rahmat yang meluas kepada seluruh makhluk-Nya, termasuk umat manusia.

Aku meminta KEKUATAN dan Allah memberi aku KESULITAN untuk menjadikanku KUAT.
Aku meminta KEMAMPUAN dan Allah memberi aku MASALAH MASALAH untuk aku pecahkan.
Aku meminta KEMAKMURAN dan Allah memberi aku OTAK dan KEKUATAN untuk bekerja.
Aku meminta KEBERANIAN dan Allah memberikan aku RINTANGAN untuk aku LEWATI
Aku meminta CINTA dan Allah memberiku orang-orang yang KESULITAN, untuk KUBANTU.
Aku minta PERTOLONGAN dan Allah memberi aku KESEMPATAN
Aku tidak menerima yang aku INGINKAN, tapi aku mendapatkan apa yang aku BUTUHKAN.
Aku tidak menerima yang BAIK bagiku, tapi aku mendapatkan apa yang TERBAIK untukku
Kadang manusia tidak memahami bentuk KASIH SAYANG Allah
DIBUKAnya pintu REZEKI dan KESENANGAN dari Allah, Dianggap PEMULIAAN dirinya.
Sebaliknya, PEMBATASAN REZEKI dan UJIAN dari Allah, dianggap PENGHINAAN dirinya dan KEBENCIAN dan Allah.
KASIH SAYANG dari Allah menyertai seluruh makhluk, sesuar dengan kehendak-NYA…

“Adapun manusia, apabila Rabbnya mengujinya, lalu dia dimuliakan-Nya dan diben-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: “Rabbku telah memuliakanku. Adapun bila Rabbnye mengujinya, lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata: “Tuhanku menghinakanku (al- Fajr: 15-16)
Orang yang memahami DUNIA adalah arena UJIAN, niscaya mereka
menyikapi KEBAIKAN dan KEBURUKAN adalah UJIAN Allah
Mereka tidak menganggap KEBAIKAN dari Allah sebagai PEMULIAAN.
Mereka tidak menganggap UJIAN dari Allah sebagai PENGHINAAN.
Mereka memahami apa yang dibutuhkan di DUNIA sebagai KEBAIKAN dan memahami apa yang dibutuhkannya di DUNIA sebagai KEBURUKAN.
Bagaimanakah cara Allah menCINTAI dan meNYAYANGI hamba- Nya?
Jika Allah MENCINTAI seorang hamba, Allah ilhamkan kepadanya KETAATAN. Allah biasakan ia dengan QANA’AH (menerima apa yang ada). Allah karuniakan untuknya PEMAHAMAN AGAMA. Allah menguatkannya dengan KEYAKINAN. Allah mengilhamkan kepadanya ketaatan dan selalu memberinya petunjuk.
Sebaliknya, jika Allah membenci seorang hamba, niscaya Allah jadikan dia mencintai HARTA dan Allah mudahkan dia untuk memperolehnya.
Allah Ihamkan kepadanya dunianya, Allah serahkan dia pada HAWA NAFSUNYA.
Bagaimana sekarang menurut Anda, apakah kita hendak menjadi hamba Allah yang Dia sayang atau benci? Semuanya terserah pilihan kita…

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top

Selamat Datang